Aksi Filantropi Legislator NasDem di Jember, Badut Jalanan hingga Kuli Bangunan Kebagian Nasi Jumat Berkah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:22:36 WIB
Aksi bagi-bagi nasi siap saji "Jumat Berkah" di Jember yang diterima oleh pekerja bangunan dan badut jalanan. (Foto: Istimewa)

JEMBER - Di balik kostum badut berwarna mencolok yang dikenakannya, tersimpan kisah perjuangan seorang ibu mencari nafkah. Dengan wajah tertutup topeng dan wig warna-warni yang menutupi hijab merahnya, perempuan itu menggendong anaknya sembari mengamen di simpang empat Secaba, Kecamatan Sumbersari, Jumat (24/7/2026).

Pagi itu, langkahnya terhenti sejenak ketika tim Nasi Jumat Berkah menghampiri. Sebuah kotak nasi siap santap diserahkan kepadanya. Senyum bahagia pun tak mampu disembunyikan meski wajahnya tertutup topeng badut.

Bagi ibu tersebut, bantuan sederhana itu memiliki arti besar. Sarapan untuk dirinya dan sang anak hari itu tak lagi harus dibeli. Uang yang sedianya digunakan untuk membeli makan dapat dibawa pulang sebagai tambahan penghasilan.

Perempuan pengamen berkostum badut itu menjadi satu dari ratusan warga yang menerima manfaat program Jumat Berkah yang diinisiasi Anggota DPR RI Haji Charles Meikyansah bersama Wakil Ketua DPRD Jember Fatmawati. Program filantropi yang digelar rutin setiap Jumat itu kembali menyasar masyarakat akar rumput di Kecamatan Sumbersari, Jelbuk, dan Sukowono.

Tak hanya badut jalanan, tim juga membagikan nasi kotak kepada kuli bangunan, tukang becak, pedagang kaki lima, jemaah masjid, warga duafa, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ditemui di sepanjang rute pembagian.

Fatmawati mengatakan, setiap pekan timnya selalu menemukan potret kehidupan masyarakat yang berbeda-beda saat turun langsung ke lapangan. Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan.

"Tim kami tadi pagi melihat seorang ibu yang sedang menggendong anaknya memakai pakaian badut sambil mengamen di lampu merah Secaba. Setiap Jumat kami selalu menemukan cerita-cerita seperti ini di tengah masyarakat," ujar Fatmawati.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan dengan membagi tim ke sejumlah wilayah, sehingga lebih banyak masyarakat dapat dijangkau. Selain mendatangi warga secara langsung dari rumah ke rumah maupun di lokasi mereka bekerja.

Fatmawati mengungkapkan, program Jumat Berkah berawal dari tradisi berbagi makanan kepada jemaah masjid di sekitar kediaman keluarganya di Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat. Dari kebiasaan sederhana itu, lahirlah gerakan sosial yang kini rutin menjangkau berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.

“Masjid-masjid di sekitar rumah kami di Desa Gambiran menjadi inspirasi lahirnya program sosial ini. Kami berharap kegiatan ini bisa terus istiqamah dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," katanya.

Program Jumat Berkah menjadi agenda rutin keluarga Haji Kamil Gunawan yang digelar setiap pekan dengan lokasi bergantian. Sebelumnya, kegiatan serupa telah menyasar Kecamatan Sumbersari, Kalisat, Pakusari, Silo, dan Mayang.

Melalui pola distribusi yang berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat kecil yang masih berjibaku mencari nafkah, mulai dari pekerja bangunan, pelaku UMKM, pengemudi becak, hingga mereka yang tetap bekerja di bawah terik matahari demi memenuhi kebutuhan keluarga. (*)

Terkini